Mengurangi Makanan Gurih.
Lebih baik hindari makanan yang bersifat gurih atau asin,
seperti kentang goreng, kacang-kacangan, atau makanan berbumbu lainnya.
Kandungan garam yang tinggi dalam tubuh akan mempercepat proses pelepasan air
berlebih di dalam tubuh, sehingga tubuh cepat terasa lemas.
Menambah Konsumsi Serat.
Serat dari sayuran dan buah-buahan bisa membantu mengurangi
keluhan PMS. Pisang, misalnya, mengandung vitamin B6 yang mampu mengurangi
gejala PMS seperti payudara yang menegang, retensi air, dan mood yang
berubah-ubah. Sedangkan nenas, kaya akan vitamin A, B, dan C, serta mangan.
Mineral ini telah terbukti mampu meningkatkan mood dan mengurangi retensi air,
sehingga Anda terbebas dari problem perut kembung.
Memperbanyak Minum Air Putih.
Hindari minum terlalu banyak gula, kafein, cokelat, dan es.
Kondisi dingin dalam tubuh tidak baik untuk aliran darah. Sebaiknya minum air
putih hangat untuk memperlancar aliran darah.
Mengonsumsi Zat Besi.
Saat menstruasi, kita kehilangan 12-15 mg elemen zat besi.
Karena itu, saat menstruasi Anda perlu minum vitamin penambah darah. Selain
dengan mengonsumsi vitamin, Anda bisa memenuhi kebutuhan zat besi dengan
mengonsumsi makanan yang mengandung zat besi. Beberapa jenis makanan yang
mengandung zat besi adalah daging sapi, kambing, ayam, ikan, ikan tuna, telur,
oatmeal, serta berbagai sayuran berwarna hijau.
Konsumsi Vitamin C.
Untuk memperkuat daya tahan tubuh, sebaiknya tambahkan makanan
yang mengandung kalsium dan vitamin C. Selain jeruk, nenas, mangga, atau
pepaya, sumber vitamin C ada pada strawberry, brokoli, semangka, kembang kol,
kubis, dan tomat.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar